Mengenal Lebih Dekat Fungsi Dari Komponen Boiler

Senin, 7 Desember 2015

Tungku Pembakaran (Furnance)

Furnance adalah tempat pembakaran bahan bakar yang nantinya akan menghasilkan panas yang akan ditransfer melalui pipa-pipa air ketel yang menempel pada dinding tungku pembakaran yang berguna untuk menerima panas yang dihasilkan dari proses pembakaran. Ada tiga proses perpindahaan panas yang dihasilkan katel uap yaitu melalui pancaran panas pada dinding ketel uap (Radiasi), hantaran (Konduksi), dan melalui singgungan terhadap yang panasnya akan menyeluruh kebagian air. Furnance sendiri terbagi menjadi dua ruang, yang pertama adalah ruang yang menerima langsung panas yang dihasilkan. Sedangkan ruang kedua yang berada diatas menerima uap panas yang dihasilkan dari pembakaran ruang pertama.

Steam Drum

Bagian ini merupakan tempat terbentuknya uap yang dikelilingi sekat-sekat penahan  butir-butir air yang bertujuan untuk meminimalisir air yang terbawa oleh uap. Tabung itu terletak pada bagian atas yang berisikan air dan uap dengan perbandingan yang sama antara air dan uap yaitu 50 : 50.

Water Drum

Drum yang berada di bagian bawah ini berfungsi sebagi penghubung pipa-pipa ketel yang dari pisteam drum. Selain itu Water drum juga memiliki peranana sebagai tempat pengendapan kotoran yang berada di air dalam ketel yang tidak menempel pada dinding ketel melainkan yang terlarut dan mengendap.

 

Pemanasan Lanjut (Super Heater)

 

Seperti namanya, Super Heater merupakan proses lanjutan untuk mengeringkan uap yang dihasilkan dari steam drum karena masih dalam keadaan basah sehingga tidak dapat dipergunakan. Maka dari itu, dalam proses ini akan dilakukan proses pemanasan dengan Super Heater Pipe dengan suhu berkisar antara  260° -  350°C hingga uap menjadi kering dan dapat menggerakan turbin dan keperluan lainnya.

Air Heater

Komponen ini cukup berperan dalam menciptakan proses pembakaran yang sempurna. Komponen ini berfungsi untuk memanaskan udara yang akan dihebuskan setelah melalui Air Heater. Sebelum melewati air heater, udara memiliki suhu yang sama atau suhu normal yaitu 38°C namun setelah melalui air heater suhunya akan meningkat menjadi 230°C sehingga dapat menghilangkan kandungan air dalam udara yang dihembuskan untuk proses pembakaran.